IHSG tak Beranjak dari Zona Merah

Gerak indeks harga saham gabungan (IHSG) masih tetap melemah sampai akhir session pertama perdagangan masih tetap belum beranjak dari zona merah.

IHSG tak Beranjak dari Zona Merah

Pantauan KursDollar.co.id, Selasa 9 Mei 2017, IHSG melemah 10, 806 poin atau juga setara 0, 189 % ke posisi 5. 697. Pada bel pembukaan perdagangan pagi, IHSG pernah di buka ke level 5. 730.

Volume perdagangan saham sore ini ditutup sejumlah 21, 6 miliar lembar sejumlah Rp8, 0 triliun. Sejumlah 119 saham menguat, 220 saham melemah, 95 saham stagnan, dan juga berlangsung 315. 423 kali frekwensi.

Indeks saham unggulan LQ45 turun 2, 14 poin atau juga setara 0, 2 % ke posisi 946. Sedang indeks saham syariah JII juga melemah 3, 50 poin atau juga setara 0, 5 % ke 728.

Semua sektror pada penutupan perdagangan hari ini ada di zona merah, dimana sektor pertambangan melemah tertinggi sebesar 34, 50 poin. Sedang sektor konsumer, perdagangan, dan juga manufaktur jadi yang paling menguat.

Saham-saham yang masuk deretan top gainers salah satunya PT Indo Kordsa Tbk (BRAM) melesat Rp2. 575 ke Rp15. 475, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) melejit Rp1. 200 ke Rp71. 200, dan juga PT Elang Mahkota Tehnologi Tbk (EMTK) naik Rp1. 025 ke Rp11. 500.

Sesaat saham-saham yang masuk deretan top loosers salah satunya yaitu PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) anjlok Rp1. 475 ke Rp15. 025, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) melemah Rp975 ke Rp17. 425, dan juga PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) turun Rp925 jadi Rp27. 500.

Tim analis Samuel Sekuritas terlebih dulu memprediksikan gerakan IHSG masih tetap bakal diwarnai oleh cadangan devisa yang diumumkan naik, hingga menaikkan optimisme investor.

Konsentrasi sekarang ini terdapat pada kenaikan harga pangan mendekati Lebaran. Ruangan penguatan Rupiah masih tetap tertekan dalam periode pendek. EIDO terdaftar flat, sesaat nilai tukar rupiah Kurs Bank Indonesia melemah di level Rp13. 309 per USD.